Rokokmu Harimaumu!

Mmmmmh…

Enak banget kalo pas sore-sore, duduk-duduk di taman pas lagi mendung (awannya kelabu gimanaaa gitu, kaya kelabunya hati gue… wahahaha), ngobrol sama temen-temen (pastinya gosipin berita selebritis yang lagi ‘in’ deh), makin muaanteep ditemenin ama sebungkus rokok filter. Waaah momen juara dah!
Eeeeeits!
Stop dulu dah masbro!
Itu taman tempat umum kan?

(Lah kalo iya kenapa?)

Terus kenapa pada enak-enak ngisep rokok?

(Ini tempat umum, bebas! Mau jungkir balik juga terserah gue!
Masalah buat loe?)

Liat dulu bro, lirik kanan, tengok kiri, banyak orang kena asap rokok loe!

(Terus kenapa? Gue harus salto?)

Cukup matiin rokok loe, liat tuh di depan loe ada anak-anak lagi asyik main petak umpet. Secara ga langsung loe udah racunin paru-paru mereka! Inget bro, asap rokok yang kita hembuskan akan sangat berbahaya bagi orang lain yang menghisapnya, terutama anak-anak!

***

Yah, mungkin itulah potret yang sering kita jumpai sehari-hari. Baik di bis, taman dan berbagai tempat umum lainnya. Mungkin hal ini berawal dari iseng, misalkan sembari menunggu bis. Tapi hal ini dapat berakhir pada kecanduan.

sumber : renung.com

Maka akhirnya, setiap menunggu bis di halte kita akan melakukannya, secara reflek tangan kita akan mengambil sebatang rokok dari saku, lalu asyik bercengkrama dengan benda berbentuk silinder itu di tengah sejuknya pagi yang mendekap dinginnya tubuh. (Mantep banget kan kalo ada anak kecil yang duduk di sebelah kita, terus asap rokok kita dia isep. Wah, sadar ga sadar kita udah racunin tu anak. Anggap setiap pagi kita meracuni satu anak di tempat umum dengan asap rokok kita, coba kita bayangkan jika misal 20% saja perokok aktif di Indonesia yang menurut data WHO pada tahun 2008 berjumlah sekitar 65 juta tersebut melakukan itu. Beuh, kaga keitung banyaknya tunas bangsa yang kita racunin kan.)

Waktu itu gue ga sengaja buka situs VOA, dan gue hampir ga percaya ama apa yang gue liat. Nih, berdasarkan warta yang diberitakan di situs VOA tanggal 17 maret 2012 yang berjudul Lebih 43 Juta Anak di Indonesia Terpapar Asap Rokok, ternyata di Indonesia terdapat banyak sekali anak yang terpapar asap rokok, dan jumlahnya ga main-main, sekitar 43 juta!

Eits, salah siapa tuh? Ya salah kita juga. Udah merokok di depan mereka. Nah, tapi siapa yang memperoleh akibat dari kesalahan kita tersebut? Tentu aja mereka, anak-anak tanpa dosa yang pertumbuhan paru-parunya dapat terganggu karena ulah kita!

Bahkan, seperti apa yang dilansir metrotvnews.com jika ibu hamil selama mengandung sering terpapar asap rokok, dapat mengakibatkan tekanan darah pada janinnya menjadi abnormal, bahkan juga dapat menyebabkan kematian bagi si janin! Wih, ngeri! Berarti secara ga langsung kita dapat membunuh manusia dengan asap rokok yang kita hembuskan! Wiiih, takut gue!

Yaudah, tutup aje semua pabrik rokok! Larang rokok beredar!

Eeh, dalam melihat suatu permasalahan, kita tidak boleh hanya melihat satu sisi! Jika rokok dilarang beredar, maka bagaimana nasib sekitar lebih dari 3800 pabrik rokok, para buruhnya, dan para petani tembakau yang menggantungkan hidupnya pada rokok? Bagaimana kelangsungan hidup mereka?

Merokok ga boleh, melarang rokok beredar juga ga boleh. Terus gimana dong solusinya?

Mungkin salah satu cara ampuh agar orang lain terutama anak-anak tidak terpapar asap rokok dan juga agar para buruh dan petani tembakau dapat tetap mendapat penghasilan adalah dengan merokok tepat dan hemat, tepat tempatnya dan hemat jumlahnya. Hindarilah merokok di tempat-tempat umum, terutama di tempat yang terdapat banyak anak-anak. Dengan begitu paling tidak kita sudah mengurangi jumlah asap rokok yang dihisap si anak. Usahakan janganlah merokok sembari mengasuh anak!

Sumber : www.metrotvnews.com

Merokok hemat, yaitu jika biasanya kita menghabiskan satu bungkus rokok dalam satu hari, cobalah untuk menguranginya, misal menjadi setengah bungkus sehari. Lah bukankah itu untuk kesehatan kita juga?

Yah, cukup sekian postingan gue. Semoga ada manfaatnya, khususnya bagi gue, dan umumnya buat semua pembaca sekalian.

Sumber referensi dan gambar :
http://www.voaindonesia.com/content/lebih-43-juta-anak-di-indonesia-terpapar-asap-rokok-143092006/106245.html
http://www.metrotvnews.com/mobile-site/read/news/2012/06/01/93102/Ibu-Hamil-Jauhi-Asap-Rokok-demi-Kesehatan-Bayi!/11
http://m.kompas.com/news/read/2010/01/14/1436365/Wah…
http://nusantaranews.wordpress.com/2009/05/31/10-negara-jumlah-perokok-terbesar-di-dunia/
http://renung.com
http://www.metrotvnews.com

About Ali Bachtiar

love rock and serenity!
This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.

5 Responses to Rokokmu Harimaumu!

  1. Pingback: Rokokmu Harimaumu! « Kontes Ngeblog VOA

  2. Ca Ya says:

    serba salah memang klo bicara soal rokok….jd disini harus ada rasa tenggang rokok dari setiap perokok^^

    salam kenal^^

    • pena usang says:

      Yoi bener bgt 😀 makanya di atas ane ga ngehimbau perokok buat berenti, cuma mengingatkan buat tenggang rasa 🙂
      rasa tenggang rokok? Wih keren istilahnya hahaha

  3. whysooserious says:

    Semoga para perokok makin banyak yang sadar lingkungan… Hehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s